Skip to content
Home » Blog » Bagaimana cara mendapatkan data

Bagaimana cara mendapatkan data

Ketika saya sedang bermain bersama teman-teman saya disalah satu coffe shop, salah satu rekan saya bertanya apakah bisa menganalisa usaha yang dia kerjakan. Beberapa tujuan dari analisa data yang dia minta adalah melakukan evaluasi kelemahan usahanya dan apakah bisa dilakukan optimalisasi penjualan prodak yang dia miliki. Saya jawab “bisa bisa aja sih kalau datanya sudah siap. Kamu punya datanya apa engga?” dan dia menjawab dia tidak pernah melakukan pencatatan. Saya jelaskan bahwa jika ingin melakukan analisa, maka datanya sudah ada terlebih dahulu, jika tidak maka harus dikumpulkan terlebih dahulu.

Terkadang kasus seperti ini terjadi dimana client kita tidak memiliki data untuk dianalisa. Lalu bagaimana cara menganalisa data jika datanya tidak ada? Pada umumnya jika perusahaan belum pernah melakukan analisa, langkah pertama yang dilakukan adalah dengan merekrut seorang data analyst untuk melakukan proses pengumpulan data, jika data yang dimiliki dirasa sudah cukup makan bisa dilakukan proses analisa. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara mendapatkan data untuk kebutuhan analisa.

Tentukan tujuan analisa anda

Sebelum anda melakukan proses pengumpulan data, anda terlebih dahulu perlu menentukan pakah tujuan dari analisa yang akan anda lakukan. Anda bisa memulai dengan menulis tujuan dari penelitian anda itu apa dan kenapa penelitian anda itu penting untuk dilakukan.

Lalu, setelah anda mengetahui tujuan dari analisa yang akan anda lakukan. Tentukan jenis data apa yang dapat mendukung analisa yang akan anda lakukan. Jika dilihat dari sifat / karakteristiknya data dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu:

  • Data kuantitatif: Merupakan jenis data dengan ciri berbentuk angka, dan bisa diukur. Data ini biasa dianalisa menggunakan metode statistika.
  • Data Kuantiatif: Merupakan data dengan ciri berbentuk kategori, label, dan deskripsi. Pada umumnya data ini dianalisa dengan cara dikelompokkan dan diinterpretasikan.

Apa itu pengumpulan data

Proses pengumpulan data adalah proses sistematik untuk mengumpulkan, mengukur, dan menganalisa inforamsi dari berbagai sumber guna memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai suatu permasalahan tertentu. Proses pengumpulan data sangat penting karena dengan data yang cukup kita bisa menjawab pertanyaan yang ingin kita jawab.

Metode pengumpulan data

Metode pengumpulan data mencakup berbagai teknik dan alat untuk mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif. Jika dilihat dari sumber data yang didapatkan maka terdapat dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder.

Data primer

Merupakan sekumpulan informasi yang dikumpulakan langsung dari sumbernya sesuai dengan tujuan penelitian. Data primer ini bersifat aktual, relevan, dan sangat sesuai dengan kebutuhan penelitian yang anda lakukan. Jika Compounders ingin mendapatkan data yang sangat relevan dengan judul penelitian tertentu, metode ini sangat disarankan untuk digunakan, dikarenakan data yang dihasilkan memiliki ciri – ciri sebagai berikut:

  • Akurat
  • Sesuai dengan kebutuhan penelitian
  • Kualitas data bisa dikontrol

Metode pengumpulan data primer

Ada beberapa metode pengumpulan data primer yang bisa digunakan, berikut merupakan beberapa metode yang sering digunakan.

  • Interview: Interview merupakan kegiatan dua arah antara interviewer dengan narasumber yang bertujuan untuk mendapatkan informasi. Keuntungan dari metode ini adalah kita bisa mendapatkan informasi dari sumbernya langsung, metode ini cocok digunakan untuk penelitian yang mengangkat tema studi perilaku.
  • Kuesioner / angket: Angket merupakan sebuah metode pengumpulan data dengan cara memberikan pertanyaan yang sudah dipersiapkan ke narasumber. Keunggulan dari metode ini adalah lebih efektif dalam mengumpulkan data dalam skala besar. Metode ini cocok digunakan untuk melakukan riset pasar.
  • Experimen: Experimen adalah prosedur terstruktur dan terkontrol yang dilakukan untuk menguji hipotesis. Keunggulan dari metode ini adalah dapat memberikan hasil dengan presisi yang tinggi. Metode ini biasa digunakan dalam uji coba obat, dan evaluasi metode pembelajaran.
  • Observasi: Observasi merupakan kegiatan mengumpulkan data dengan cara mengamati. Metode ini memiliki keunggulan memberikan data real time. Metode ini biasa digunakan dalam analisa kepadatan jalan, dan penelitian lapangan.

Data sekunder

Untuk jenis data berikutnya adalah, data sekunder merupakan data yang sudah dikumpulkan oleh pihak lain dan kita tinggal menggunakannya untuk analisa. Data sekunder sangat cocok digunakan untuk orang yang sedang belajar data analist, karena lebih hemat waktu, biaya dan pada umumnya data yang tersedia sudah lengkap dan berukuran besar. Berikut merupakan beberapa sumber data sekunder yang biasa digunakan untuk analsia.

  • Publikasi Pemerintah: Lembaga pemerintahan biasanya melakukan publikasi data data yang mereka kumpulkan, misalnya jika kita ingin mendapatkan data kemiskinan kita bisa mencari di website BPS.
  • Jurnal dan makalah: Beberapa jurnal menyediakan beragam data statistik dalam tulisan-tulisan mereka, yang digunakan oleh peneliti untuk menunjang penelitian mereka.
  • Website online: Pada umumnya data yang digunakan untuk belajar AI/ML berasal dari website yang menyediakan data, webiste yang paling umum digunakan untuk mencari dataset adalah Kaggle,

Baca juga: Bayes theorem